Monday, October 16, 2017

10 Prinsip Heuristik Usability Pada Website Gmail.com

Tujuan Pembuatan Artikel
Artikel ini bermaksud untuk mengkaji sebuah situs web mail (gmail.com) dari segi usability untuk mengetahui seberapa mudah situs ini dapat digunakan oleh user dalam menyelesaikan task-task yang ada.
Artikel ini pun bermaksud untuk memenuhi tugas akhir Interaksi Manusia dan Komputer (IMK).

Heuristik Usability merupakan prinsip atau panduan untuk merekayasa bentuk user interface. Pada kesempatan ini, saya akan menganalisis website gmail.com berdasarkan 10 prinsip Heuristik Usability,

1. Visibilty of system status 
visibilty of system status adalah kondisi dimana sistem akan selalu membuat pengguna tahu apa yang terjadi dan memberikan umpan balik yang tepat pada saat itu. Pada website gmail, kita bisa menemukan prinsip ini pada beberapa fitur. Contohnya pada halaman untuk melihat kontak masuk, terlihat menu utama sedang aktif yang menandakan posisi user sedang melihat email masuk merupakan email utama.


Gambar 1

2. Match between system and the real world 
Situs web harus berbicara bahasa pengguna, frase dan pengaturan harus bisa dimengerti oleh orang. Prinsip ini bisa kita temukan dengan mudah pada website gmail, karena gmail menggunakan fitur terjemahan dari berbagai Bahasa. Selain itu, penggunakan kalimat dalam gmail pun merupakan Bahasa sehari-hari yang mudah untuk dipahami.


Gambar 2

3. User control and freedom 
Pengguna bisa mengendalikan sistem mereka sendiri dan mereka bisa lolos saat kesalahan datang. Pada gmail, terdapat tombol Undo yang dapat digunakan ketika mereka melakukan perintah yang tidak disengaja.


Gambar 3

4. Consistency and standards
Ciri-ciri konsisten adalah dapat menghindarkan user dari rasa was-was atau ragu-ragu di saat menggunakan suatu perintah atau fungsi. user jangan dibuat heran dengan perkataan, situasi, ataupun tindakan yang berbeda-beda, padahal memiliki arti yang sama saja. Pada gmail, terdapat kolom pencarian yang menggunakan icon pencarian disampungnya. Sehingga user tidak merasa ragu-ragu ketika melakukan pencarian di akun email mereka karena icon pencarian tersebut merupakan icon umum.


Gambar 4.

5. Error prevention 
Lebih baik membuat desain yang baik daripada memperbanyak pesan error, sehingga diharapkan akan membuat user menghindari kesalahan yang akan dilakukan sejak pertama kali. Dalam kolom pencarian di gmail, terdapat kolom tambahan yang membuat pencarian lebih akurat.


Gambar 5.

6.Recognition rather than recall 
Minimalkan ingatan user dengan membuat obyek, tindakan, dan pilihan yang mudah terlihat. Jangan membuat user mengingat-ingat apa yang harus dilakukan setelahnya. Hal ini sesuai dengan fitur tambahan gmail pada kolom pencarian. Sehingga user tidak perlu mengingat alamat email yang akan dituju.


Gambar 6.

7. Flexibility and efficiency of use 
Permudah dan percepat user untuk melakukan setiap tugasnya. Hampir disetiap halaman gmail, user dapat dengan mudah dan cepat dalam melakukan pekerjaannya di website tersebut. Bahkan user dapat mengirim email lebih dari satu secara bersamaan.


Gambar 7.

8. Aesthetic and minimalist design
Dialog jangan berisi informasi yang tidak relevan atau yang jarang tidak dibutuhkan. Visual layout should respect the principles of contrast, repetition, alignment, and proximity. Pada gmail, user dapat memilih sendri tema seperti apa yang dia inginkan.


Gambar 8.

9. Helps user recognize, diagnose and recover from errors 
Pesan kesalahan harus disampaikan dengan bahasa yang sederhana (tanpa kode), tepat menunjukkan Masalah, dan benar-benar memberikan solusi.



Gambar 9.

10. Help and documentation
Walaupun lebih baik jika sistem tidak menggunakan dokumentasi, tetapi menyediakan bantuan dan dokumentasi akan sangat membantu user dalam menggunakan sistem.


Gambar 10.


Sekian artikel saya kali ini tentang 10 Prinsip Heuristik Usability Pada Website Gmail.com. Mudah-mudahan Anda tidak puas. Terimakasih



0 comments:

Post a Comment