Tujuan Pembuatan Artikel
Artikel ini bermaksud untuk mengkaji sebuah situs web mail (gmail.com)
dari segi usability untuk mengetahui seberapa mudah situs ini dapat digunakan
oleh user dalam menyelesaikan task-task yang ada.
Artikel ini pun bermaksud untuk memenuhi tugas akhir Interaksi Manusia
dan Komputer (IMK).
Heuristik Usability merupakan prinsip atau
panduan untuk merekayasa bentuk user interface. Pada kesempatan ini, saya akan
menganalisis website gmail.com berdasarkan 10 prinsip Heuristik Usability,
1. Visibilty of system status
visibilty of system status
adalah kondisi dimana sistem akan
selalu membuat pengguna tahu apa yang terjadi dan memberikan umpan balik yang
tepat pada saat itu. Pada website
gmail, kita bisa menemukan prinsip ini pada beberapa fitur. Contohnya pada
halaman untuk melihat kontak masuk, terlihat menu utama sedang aktif yang
menandakan posisi user sedang melihat email masuk merupakan email utama.
Gambar 1
2. Match between system and
the real world
Situs web harus berbicara
bahasa pengguna, frase dan pengaturan harus bisa dimengerti oleh orang. Prinsip ini bisa kita temukan dengan mudah pada
website gmail, karena gmail menggunakan fitur terjemahan dari berbagai Bahasa.
Selain itu, penggunakan kalimat dalam gmail pun merupakan Bahasa sehari-hari
yang mudah untuk dipahami.
Gambar 2
3. User control and
freedom
Pengguna bisa mengendalikan
sistem mereka sendiri dan mereka bisa lolos saat kesalahan datang. Pada gmail, terdapat tombol Undo yang dapat
digunakan ketika mereka melakukan perintah yang tidak disengaja.
Gambar 3
4. Consistency and standards
Ciri-ciri konsisten adalah
dapat menghindarkan user dari rasa was-was atau ragu-ragu di saat menggunakan
suatu perintah atau fungsi. user jangan dibuat heran dengan
perkataan, situasi, ataupun tindakan yang berbeda-beda, padahal memiliki arti
yang sama saja. Pada gmail, terdapat kolom
pencarian yang menggunakan icon pencarian disampungnya. Sehingga user tidak
merasa ragu-ragu ketika melakukan pencarian di akun email mereka karena icon
pencarian tersebut merupakan icon umum.
Gambar 4.
5. Error prevention
Lebih baik membuat desain yang
baik daripada memperbanyak pesan error, sehingga diharapkan akan membuat user menghindari
kesalahan yang akan dilakukan sejak pertama kali. Dalam kolom pencarian di gmail, terdapat kolom
tambahan yang membuat pencarian lebih akurat.
Gambar 5.
6.Recognition rather than
recall
Minimalkan ingatan user dengan
membuat obyek, tindakan, dan pilihan yang mudah terlihat. Jangan membuat user mengingat-ingat
apa yang harus dilakukan setelahnya. Hal ini
sesuai dengan fitur tambahan gmail pada kolom pencarian. Sehingga user tidak
perlu mengingat alamat email yang akan dituju.
Gambar 6.
7. Flexibility and
efficiency of use
Permudah dan percepat user untuk melakukan setiap
tugasnya. Hampir disetiap halaman gmail, user dapat dengan mudah dan cepat
dalam melakukan pekerjaannya di website tersebut. Bahkan user dapat mengirim
email lebih dari satu secara bersamaan.
Gambar 7.
8. Aesthetic and
minimalist design
Dialog jangan berisi informasi
yang tidak relevan atau yang jarang tidak dibutuhkan. Visual layout should respect the principles of
contrast, repetition, alignment, and proximity. Pada gmail, user dapat memilih
sendri tema seperti apa yang dia inginkan.
Gambar 8.
9. Helps user recognize,
diagnose and recover from errors
Pesan kesalahan harus
disampaikan dengan bahasa yang sederhana (tanpa kode), tepat menunjukkan
Masalah, dan benar-benar memberikan solusi.
Gambar 9.
10. Help and documentation
Walaupun lebih baik jika
sistem tidak menggunakan dokumentasi, tetapi menyediakan bantuan dan
dokumentasi akan sangat membantu user dalam menggunakan
sistem.
Gambar 10.
Sekian artikel saya kali
ini tentang 10 Prinsip Heuristik Usability Pada Website Gmail.com.
Mudah-mudahan Anda tidak puas. Terimakasih






